Kamis, 19 Oktober 2017

Oxamniquine



Oxamniquine

Oxamniquine merupakan obat yang digunakan untuk kontrol, pencegahan, perbaikan penyakit yang disebabkan oleh cacing schistosomiasis. 
Mekanisme Kerja:
Merupakan anthelmintik dengan aktivitas schistosomicidal melawan Schistosoma mansoni, namun tidak melawan Schistosoma spp lainnya. Oxamniquine adalah agen dosis tunggal ampuh untuk pengobatan infeksi S. mansoni, dan dapat menyebabkan cacing bergeser dari pembuluh darah mesenterika ke hati, di mana cacing jantan dipertahankan; Cacing betina kembali ke mesenterium, tapi tidak bisa lagi melepaskan telur.
Oxamniquine adalah tetrahydroquinoline semisynthetic dan mungkin dilakukan dengan cara mengikat DNA, mengakibatkan kontraksi dan kelumpuhan cacing dan kematian. Mekanisme biokimianya dihipotesiskan terkait dengan efek antikolinergik, yang meningkatkan motilitas parasit, serta penghambatan sintesis asam nukleat. Oxamniquine bekerja terutama pada cacing jantan, tapi juga menginduksi perubahan kecil pada sebagian kecil betina. Seperti praziquantel, ia meningkatkan kerusakan yang lebih parah pada tegument dorsal daripada permukaan ventral. Obat tersebut menyebabkan cacing jantan beralih dari sirkulasi mesenterika ke hati, dimana respon pembawa seluler menyebabkan eliminasi akhirnya. Perubahan yang terjadi pada betina bersifat reversibel dan terutama disebabkan oleh stimulasi jantan yang dihentikan sehingga cacing betina tidak mampu bertelur daripada efek langsung dari oxamniquine.
DOSIS PENGGUNAAN
Efektif  hanya untuk S. mansoni. Dosis sekali 12-15 mg/kg/hari. Ada juga yang memberikan 40-60 mg/kg/hari dosis terbagi 2 atau 3 selama 2-3 hari, diberikan bersama makanan. Angka kesembuhan 70-95%

Efek Samping:
  • Pusing
  • Kantuk
  • Sakit kepala
  • Perubahan perilaku
  • Perangsangan
  • Halusinasi


Pertanyaan:
1.      Bagaimana kontra indikasi dari oxamniquine? 
2.      Bagaimana farmakodinamik dari oxamniquine? 
3.      Obat herbal/tumbuhan apa yang mekanisme kerjanya mirip dengan oxamniquine atau     mengurangi cacing schistosomiasis?

15 komentar:

  1. No 1. kontraindikasi oxaminiquine yaitu pada Wanita hamil dan menyusui, Orang yang membutuhkan koordinasi fisik, Ocular cysticercosis, dan Pasien dengan gangguan fungsi hati memerlukan penyesuaian dosis

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya saya setuju dengan hesty karena penggunaan obat oxamniquine tidak di anjurkan untuk wanita hamil dan menyusui

      Hapus
    2. Selain itu kontraindikasi oxamniquine yaitu pasien yang hipersensitifitas terhadap komponen obat tersebut.

      Hapus
    3. baik saya akan coba menambahkan pertanyaan no 1. adapun kontraindikasi lain dari oxamniquine yaitu pasien yang mengalami epilepsi, karena kejang dapat terjadi kapan saja

      Hapus
  2. nmr 3 mnrt saya obat herbal nya blm ada msh mnggunakan bahan kimia

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk mengobati itu dapat digunakan pinang muda

      Hapus
    2. selain itu, biji pepaya matang juga efektif untuk mengobatipenyakit yang disebabkan oleh cacing schistosomiasis

      Hapus
    3. selain biji pepaya, buah pepaya dan jeruk nipis juga dikabarkan dapat mengurangi gejala penyakit ini :)

      Hapus
  3. saya akan mencoba menambahkan jaawaban no 1
    menurut artikel yang saya baca kontraindikasi dari obat ini yaitu pada penderita epilepsi serta pada penderita gagal jantung, gagal ginjal, dan wanita hamil

    BalasHapus
  4. Saya akan membantu menjawab pertanyaan no 2
    Oxamniquine adalah tetrahydroquinoline semisintetik dan mungkin bertindak dengan pengikatan DNA mengakibatkan kontraksi dan kelumpuhan cacing dan detasemen akhirnya dari venula terminal di mesentry dan kematian. Hal ini juga menjadi hipotesis bahwa mekanisme biokimia yg terkait dengan efek antikolinergik yang meningkatkan motilitas parasit, serta penghambatan sintetis asam nukleat.
    Oxamniquine terutama bertindak pada cacing jantan, tetapi juga menyebabkan perubahan kecil pada sebagian kecil dari betina. Seperti praziquantel itu mendorong kerusakan yang lebih parah dari tegument punggung daripada permukaan ventral. Obat tersebut menyebabkan cacing jantan untuk beralih dari sirkulasi mesentry ke hati dimana respon host seluler menyebabkan eliminasi akhir. Perubahan pada cacing betina adalah reversibel dan stimulasi cacing jantan langsung dihentikan

    BalasHapus
  5. saya akan menjawab pertanyaan no 1
    kontraindikasi oxaminiquine yaitu pada Wanita hamil dan menyusui, Orang yang membutuhkan koordinasi fisik, Ocular cysticercosis, dan Pasien dengan gangguan fungsi hati memerlukan penyesuaian dosis

    BalasHapus
  6. saya akan menambhakan Kontraindikasi oxaminiquine yaitu pada Wanita hamil dan menyusui, Orang yang membutuhkan koordinasi fisik, Ocular cysticercosis, dan Pasien dengan gangguan fungsi hati memerlukan penyesuaian dosis

    BalasHapus
  7. No 1. kontraindikasi oxaminiquine yaitu pada Wanita hamil dan menyusui, Orang yang membutuhkan koordinasi fisik, Ocular cysticercosis, dan Pasien dengan gangguan fungsi hati memerlukan penyesuaian dosis oleh karena itupenggunaan obat oxamniquine tidak di anjurkan untuk wanita hamil dan menyusui

    BalasHapus
  8. 3. Obat herbal untuk mengobati schistosomiasis adalah QnC Jelly Gamat. Obat ini berbentuk cairan Jelly kental seperti madu namun tanpa rasa (tawar) dengan penggunaan yang multifungsi (diminum dan dioles). Obat ini terbuat dari satwa laut bernama teripang emas yang sangat kaya akan kandungan berkhasiat untuk berbagai macam penyakit utamanya Schistosomiasis. Kandungan khasiat utamanya yaitu "Gammapeptide". Gammapeptide ini dapat mencegah inflamasi, pembengkakan berkelanjutan di perut penderita Schistosomiasis juga mengurangi rasa sakit yang menyerang perut, mempercepat penyembuhan luka (3 kali lebih cepat), mengaktifkan pertumbuhan dan aktifitas sel-sel, membuat kulit menjadi lebih muda dan meningkatkan kecantikan, menenangkan dan menstabilkan emosi, serta memelihara sirkulasi darah penderita Schistosomiasis agar tetap normal.

    Bahkan Menurut Prof.Zaiton Hassan dan M.A.Kaswandi dari Universitas Kebangsaan Malaysia menyatakan bahwa asam lemak yang terkandung di dalam teripang Stichopus chloronotus ini antara lain adalah miristat, palmitat, palmitoleat, stearat, oleat, linoleat, arakhsidat, behenat, erusat, eicosapentaenat (EPA), dan docosahexaenat (DHA). Kedua senyawa terakhir yakni EPA dan DHA sangat efektif sekali memperbaiki jaringan sel yang rusak. Dengan kata lain, teripang emas yang terdapat di Qnc Jelly Gamat ini mengandung zat pembunuh atau peregenerasi sel-sel yang berada di dalam tubuh.

    BalasHapus
  9. 1. Kontraindikasi oxamniquine adalah gangguan fungsi hati, epilepsi

    BalasHapus

Contoh obat turunan Fenotiazin (Thioridazine)

FENOTIAZIN THIORIDAZINE Thioridazine adalah obat untuk mengobati gangguan jiwa/mood tertentu (misalnya, skizofrenia). Obat i...